Waspada Jantung Kolaps Saat Bersepeda

warnacerita.com

Bersepeda  atau  gowes kini tengah digandrungi masyarakat. Terbukti, belakangan ini jalanan dipenuhi dengan pegowes, baik di pagi atau malam hari, Hanya saja waspada jantung kolaps saat bersepeda di jalanan. Pesepeda kerap memenuhi titik-titik sudut kota di akhir pecan atau di hari biasa saat malam. Tentunya kebiasaan ini merupakan hal positif karena membuktikan makin banyak yang peduli tentang gaya hidup sehat.

warnacerita.com

Salah satu alasan bersepeda membuat jantung kolaps adalah terlalu memaksakan diri untuk mengayuh sepeda bahkan ketika sebenarnya tubuh tak mampu lagi. Atau bersepeda tanpa pemanasan terlebih dahulu. Karenanya, seseorang harus tahu kemampuan dan batasannya saat bersepeda agar tidak kolaps.

Baca juga : Belajar Online dari Rumah

Kalau kita merasa bahwa sudah sampai batas, atau something wrong, biasanya rasanya debar-debar, sakit dada, napas nggak bisa atau susah, ada pusing seperti mau pingsan, dan dadanya seperti dihimpit itu  hati-hati itu tanda-tanda serangan jantung. Gowes dengan durasi yang lebih lama daripada yang dilakukan sebelumnya dan dengan intensitas yang cukup tinggi juga bisa memicu kolaps. Nah, buat rekan-rekan sesama pegowes, ada juga beberapa kondisi yang menyiratkan partner pesepeda kamu sudah kolaps. Jadi kan misalnya teman kita tidak sadarkan diri, dia tidak akan respons saat dipanggil. Goncang bahunya, kalau dia tidak merespons, kita anggap dia kolaps karena masalah jantung.

Berhenti detak  jantung saat bersepeda kerap disebabkan karena serangan jantung, terlebih jika dialami oleh mereka yang berusia di atas 40 tahun. Jika kolaps terjadi, jangan panik dan segera panggil bantuan agar tak terjadi kondisi fatal yang tak diinginkan. Hati – hati juga untuk penggunakan masker, di biasakan untuk beberapa menit membuka masker jika menggunakan masker. pakai masker juga harus ingat olahraganya tidak boleh terlalu di forsir. Perhatikan juga jenis masker yang dipakai saat bersepeda. Dianjurkan tidak menggunakan jenis N95 karena terlalu kedap udara, terlebih saat bersepeda jarak jauh. Pakai masker biasa sudah cukup, apalagi tujuan bersepeda bukan untuk balapan atau memecahkan rekor.adi masker yang dianjurkan kan yang biasa, masker kain atau masker bedah. Kalau ada yang mau pakai masker olahraga itu juga nggak masalah

Baca juga : Cara Membersihkan Racun dan Menurunkan Berat Badan

MalyaStrawberry
error: